SCREET ADMIRER



Aku mengagumimu dari kejauhan, aku selalu malu-malu ketika kamu tidak sengaja menatap wajahku, aku selalu keluar keringat dingin saat mata kita tidak sengaja bertabrakan, aku selalu speechless ketika ditanya “sekarang jam berapa”
Didepanmu aku malu-malu tapi di hadapan Nya aku selalu berharap di dekatka denganmu....
Pernah nggak sih kalian mempunyai seseorang yang kalian kagumi dalam hidup kalian? yaaa bisa dibilang fans,,, pernah nggak ngefans sama seseorang?? Entah mengagumi karena ketampanannya, karena kecerdasannya, karena kewibaannya dan karena hal lain yang tidak ada alasannya, yaaa karena perasaan kagum terhadap seseorang itu akan muncul dengan alami, ada yang kagum terhadap seseorang ketika baru bertemu, iyyya jatuh hati pada pandangan pertama. Ada yang kagum terhadap seseorang secara diam-diam, ada juga yang kagum karena sudah mengenal lama dan sudah tahu luar dalemnya seperti apa, disitu rasa kagum bakal muncul, iyaaa yang orang sering sebut tresno jalaran soko kulio. Tapi kamu harus tahu sob, rasa cinta dan rasa kagum itu beda, kalian bisa menyimpulkan perbedaan antara keduanya setelah menyimak cerita singkat berikut ini.
Dulu sewaktu aku masih duduk dibangku SMK aku mempunyai seseorang yang aku kagumi, dia begitu menawan, tampan, pandai, multi talenta, pokoknya perfect dimataku, padahal aku sadar bahwa tidak ada satupun makhluk yang sempurna di dunia ini, mungkin saking kagumnya aku jadi lebay dan memberikan pujian-pujian yang hiperbola seperti itu. Tapi sungguh aku tidak mengadada-ada, aku merasa sangat senang ketika bisa dekat dengannya, bahkan dapat pesan singkat darinya saja aku sampe bingung balasnya seperti apa, kadang sudah kutulis kuhapus ulang begitu seterusnya sampe aku benar-benar mendapat kata-kata yang pas untuk aku kirim. Mendengar suaranya via telepon saja aku sampe kejang-kejang saking senangnya, sampe mukaku aku tutup dengan bantal karena untuk menutupi rasa gembiraku, dibelakang bantal aku tersenyum malu-malu dan tersenyum karena kegirangan, heran entah setan apa yang merasukiku sehingga aku sampai lupa diri seperti itu.
Semakin hari kami semakin dekat, hingga di suatu ketika dia mengajakku untuk makan siang, kebetulan waktu itu kami pulang sekolah lebih awal. Dan disela-sela kami makan dia mengutarakan sesuatu sambil memegang tanganku pelan, sontak aku kaget sampai bakso yang aku makan hampir nyembur dari mulut piluku, kebayang nggak siii kamu ditembak sama seseorang yang selama ini kamu idam-idamkan..
Dan diwaktu itu juga aku mengiyakan untuk menjadi pacarnya, aku mengakui semua yang aku rasa, aku mengakui kalau selama ini aku mengaguminya..
Belum genap satu bulan kita jadian, ada yang aneh dengan perasaanku, aku merasa hambar dengan hubungan ini, hambar bukan karena ada perubahan sikap dia, sama sekali bukan dia penyebab kehambaran ini. Aku merasa biasa-biasa saja dengannya, bahkan perasaan itu sudah hilang begitu saja, entah apa yang terjadi aku benar-benar sudah tidak mencintainya lagi.
Semakin hari aku semakin tidak nyaman dengan hubungan ini,  rasa nyaman itu hilang karena mungkin rasa cinta yang kian hari kian memudar, aku serba tidak enak ketika dia mengajakku berkencan tapi aku selalu menolak dengan berbagai alibi, mungkin karena aku sudah kehabisan akal untuk menolak ajakannya lalu aku beranikan untuk menemuinya dan aku bermaksud untuk mengakhiri hubungan ini. Awalnya dia tidak terima, karena dia mengakui sudah merasa nyaman denganku, dan dia berkata susah dapetin cewek sepertimu begitu. Aaah aku tetap pada pendirianku, tidak akan luluh sama pengakuan dia, aku tetap harus mengakhiri hubungan ini, aku tidak mau mencintai seseorang karena paksaan atau tekanan , sama sekali tidak mau. Akhirnya dengan berbagai alasan dan pertimbangan yang aku utarakan kepadanya, dia mau juga menerima semuanya. Aku selalu berharap hubungan persahabatan kami tetap terjaga walau pernah ada rasa yang salah diantara kami berdua, lebih tepatnya perasaanku yang salah siiih.
Dan aku sadar, bahwa kagum dan cinta itu tidak sama. Aku tidak bisa cinta kepada orana yang aku kagumi tapi aku bisa saja kagum sama orang yang aku cintai. Mungkin karena aku sudah bisa dekat dan mengenal sama orang yang aku kagumi jadi yaaa sudah rasa penasaran itu hilang, bahkan rasa cinta yang sama sekali tidak adapun tak kunjung datang.
So jadikan seseorang yang kamu kagumi sebagai teman spesial yang Tuhan kirimkan untuk mewarnai hidup indahmu.. :)

Komentar

Postingan Populer