RENUNGAN DISEPERTIGA MALAM


               Aku bangga terlahir dari keluarga yang mengenal agama Allah.!!!!
Meski religi di keluargaku tidak begitu kental tapi setidaknya aku bangga mempunyai orang tua yang senantiasa mendidik dan mengajarkanku agama sejak aku kecil. Yaaa meskipun mereka tidak berhasil mendidik kakakku seberhasil mereka mendidikku sih.
Aku ingat betul ketika ibu marah sampai tidak pernah membangunkan aku di jam sholat subuh, waktu itu aku lupa waktu sampai tidak sholat dzuhur dan ashar, dan ibu mengetahuinya, langsung aku ditegur habis-habisan.
Di sepertiga malam ibu selalu bawel membangunkanku  agar aku selalu rajin Bermuhasabah Dengan-Nya. Sungguh sangat berat, di waktu enak-enaknya tidur kita bangun dan duduk diantara sajadah dan mukena yang bikin ngantuk karena hangatnya, kebayang kan gimana malesnya mengambil air wudhu di jam 03.00 pagi?, apalagi dinginnya Wonosobo itu luar biasa.. *brrrr*,  namun perlu kamu ketahui bahwa di sepertiga malam itulah Allah turun dari langit dunia sesuai dengan sabda Rasullah yang berbunyi :
“Robb kita turun ke langit dunia setiap sepertiga malam akhir. Ia lalu berkata : ‘Barang siapa yang berdoa, akan aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni. Hingga terbit fajar’ ” (HR. Bukhari 1145, Muslim 758)
Dan Subhanalloh apa yang aku rasakan lain, ketika Aku bangun disepertiga malam-Nya dan menjalankan Sunnah-Nya, itu benar-benar bukti kekuasaan Allah yang selama ini Dia janji-janjikan, aku merasakan ketentraman jiwa yang tidak bakal dimiliki oleh orang-orang yang melalaikan Nya. Aku lebih disegani orang  dan usaha serta pekerjaanku selalu Dia lancarkan. Subhanalloh..
                Namun aku belum bisa istiqomah bangun disepertiga malam untuk bermesraan dan bercengkrama hangat dengan Nya, sungguh belum bisa, imanku masih labil, mungkin karena terlalu lelah bekerja yang membuatku enggan untuk bangun disepertiga malam Nya, mungkin karena males dan setan lebih menang, yang membuat aku tarik selimut lagi dan milih untuk melanjutkan mimpi ketimbang bangun di sepertiga malam-Nya,  jadi ya begitu lah kualitas keimanan seseorang memang tidak tentu. Akan berasa mendengar bisikan Nya ketika kamu continue bangun disepertiga malam untuk melaksanakan Sunnnah-Nya, Bermunajat dengan-Nya dan berpasrah Dihadapan-Nya.   

Dimalam yang syahdu ini, aku mengharap Malaikat yang Engkau turunkan mencatat ibadahku, dan Engaku bersedia untuk meng mengijabah permintaanku.

Ya Robb, aku menyadari kualitas imanku yang masih naik turun, ijinkan aku selalu beristiqomah untuk senantiasa bermuhasabah di jalan-Mu.

Aku selalu merasa berdosa dengan tingkah lakuku selama ini, kadang merasa tidak adil dengan waktu yang ku persembahkan untuk-Mu

Waktu yang aku gunakan untuk beraktifitas lebih banyak dari pada waktu yang ku persembahkan untuk bertemu dengan-Mu

Ya Robb semoga sunnah ku ini bisa menjadi penyempurna ibadahku yang masih tidak tepat waktu, aku yang sering mengulur-ulur waktu sholat karena urusan duniawi

Ya Robb aku tau Engkau Maha segalanya, maka ampunilah kekhilafan dan kelalaian hamba-Mu ini.. Aamiin.. :)




Wonosobo, 12 Januari 2016

At. 03.01 Am






Komentar

Postingan Populer